• Kondisi Hutan Mangrove di Lampung.

  • Mengenali Bahaya Penyakit Asam Urat.

  • Biologi Tanaman Gulma.

  • Sistem Pencernaan Pada Manusia.

New Post

Rss

Showing posts with label tumbuhan. Show all posts
Showing posts with label tumbuhan. Show all posts
21 October 2014
Apa Perbedaan Tumbuhan Cemara dengan Tumbuhan Pinus?

Apa Perbedaan Tumbuhan Cemara dengan Tumbuhan Pinus?

Nah, Apakah sobat bisa menjawab judul diatas? Apa Perbedaan Tumbuhan Cemara dengan Tumbuhan Pinus?

Banyak orang tidak mengetahui bahwa ternyata antara tumbuhan cemara dan pinus itu berbeda. Bahkan kebanyakan orang menyebut pinus dengan nama 'cemara', atau sebaliknya menyebut cemara dengan nama 'pinus'. Untuk itulah perlu diketahui bahwa meskipun kedua tumbuhan ini memiliki kemiripan keduanya jelas berbeda. Dimanakah letak perbedaannya?
  • Pinus: Daun tumbuhan pinus memipih seperti jarum yang panjang dan menyatu (berkelompok), kulit batangnya retak-retak, menghasilkan minyak gondorukem dan terpentin yang mahal, memiliki buah seperti kerucut silindris, hidup didaerah dataran tinggi, dan berasal dari divisi coniferophyta. Pinus merkusii yang lazim disebut dengan 'tusam' adalah satu-satunya jenis pinus di Indonesia.

  • Cemara: Daun tumbuhan cemara seperti jarum pendek namun beruas dan tidak menyatu. Daun cemara ini hijau sepanjang tahun sehingga disebut 'evergreen' dengan penampakan seperti ke rucut (pohon natal). Buah tumbuhan cemara seperti runjung kecil, hidup didaerah dataran rendah dan pantai, serta berasal dari divisi magnoliophyta. Di Indonesia dapat ditemukan beberapa jenis cemara seperti Cemara Angin (Casuarina junghuhniana) dan Cemara Udang (Casuarina equisetifolia).
Selain perbedaan diatas, antara tumbuhan cemara dan tumbuhan pinus juga memiliki kesamaan, yaitu sama-sama memiliki biji terbuka (Gymnospermae). Oleh karena itulah cemara dan pinus menjadi tumbuhan penting untuk mengenalkan jenis tumbuhan berbiji terbuka.

Dari penjelasan diatas apakah sobat sudah cukup jelas dan dapat membedakan keduanya? Untuk lebih jelasnya coba lihat gambar dibawah ini:
Daun Cemara dan Pinus
Batang Cemara Balon dan Pinus
Buah Cemara dan Pinus

Referensi: Wikipedia dan green.kompasiana.com


20 October 2014
'Lampu LED' Lampu Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

'Lampu LED' Lampu Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
Pada saat ini hampir semua unsur kehidupan selalu dikaitkan dengan lingkungan hidup. Elektronik, otomotif, peralatan rumah tangga, maupun perkakas lainnya dibuat agar seramah mungkin terhadap lingkungan. Selain ramah lingkungan, alat-alat yang menggunakan daya listrik dibuat agar hemat energi. Efesiensi daya listrik ini termasuk gerakan yang mendukung kelangsungan bumi kita.

Memang seiring dengan banyaknya hasil karya manusia telah ikut berperan dalam merusak lingkungan. Pemakaian energi listrik yang boros juga turut berperan didalamnya. Berbagai tindakan kecil seperti menghemat pemakaian energi listrik akan memperpanjang penggunaan energi.

Apa itu Lampu LED?
Apakah sobat tahu apa itu lampu LED? Jenis lampu apakah ini?
Kalau sobat perhatikan, diberbagai perlatan elektronik seperti kipas angin, strika, remote, televisi dan lain-lain terdapat lampu kecil 'ON' sebagai tanda menyalanya perlatan elektronik tersebut. Nah, lampu pada peralatan elektronik ini termasuk jenis lampu LED.

Pada saat ini lampu LED tidak hanya menghiasi alat-alat elektronik saja. Jenis lampu LED telah dikembangkan sebagai lampu penerangan. Dengan bohlam-bohlam kecil LED yang disatukan akan menghasilkan cahaya terang. Kalau sobat perhatikan hampir semua senter yang dijual dipasaran saat ini menggunakan lampu LED...
Baca Artikel dari BBC: 3 Ilmuan Penemu Lampu LED Mendapatkan Nobel Fisika

Keunggulan Lampu LED
  • Tahan Lama
    Lampu LED termasuk jenis lampu yang memiliki umur panjang. Menurut beberapa penelitian, lampu LED 10 kali lebih tahan lama jika dibandingkan dengan lampu-lampu biasa. Struktur lampu LED juga tidak memakai filamen seperti pada lampu bohlam biasa, sehingga tidak rentan terhadap kerusakan. Selain itu bentuknya yang kompak dari lampu-lampu kecil membuatnya kuat dari benturan dan tidak mudah pecah. 
  • Efesien (Hemat)
    Lampu LED membutuhkan daya listrik yang kecil. Untuk menyalakan 30 unit lampu kecil hanya dibutuhkan paling banyak 17 watt energi listrik. Untuk itulah jika dibandingkan dengan jenis lampu lainnya masih jauh lebih unggul.
  • Tidak Panas
    Lampu LED tidak menghasilkan kalor yang besar seperti pada jenis lampu lainnya. Menurut sebuah penelitian, perbandingan panas yang dihasilkan lampu LED dengan lampu biasa adalah satu berbanding tiga. Pemakaian Lampu LED pada ruangan akan menghemat pemakaian AC. Selain itu perlu sobat ketahui bahwa lampu LED bebas dari merkuri. 
  • Murah
    Sebelumnya, lampu LED termasuk jenis lampu yang relatif mahal. Namun setelah dilakukan berbagai penelitian untuk mengefesiensikan lampu LED, kini menjadi sangat terjangkau. Coba sobat bandingkan harga senter atau lampu LED dipasaran. Bahkan untuk senter LED sangat murah sekali. Untuk produk LED berkualitas tinggi seperti bohlam LED brand terkenal P**lips memang masih terbilang mahal. 1 lampu harganya dalam kisaran $90. Namun hal ini diimbangi dengan kualitas yang sangat oke. Bahkan P**lips mengklain selain ramah lingkungan dan hemat energi hingga 85% produk lampu LED'nya mampu bertahan hingga 15 tahun, Wow..
    Coba sobat kunjungi situsnya secara langsung: P**lips Indonesia
  • Dapat digunakan didaerah terpencil
    LED adalah solusi penerangan didaerah terpencil. Didaerah pedalaman yang minim energi listrik, memakai lampu bohlam biasa adalah sebuah pemborosan. Dengan memanfaatkan panel surya dan lampu LED akan jauh lebih baik.
 
Jenis Lampu LED Dipasaran
Dipasaran ada berbagai jenis lampu LED. Untuk jenis lampu penerangan sebaiknya sobat cermat dalam memilih karena lampu LED ini terbilang produk baru. Dari tipe cahaya yang dihasilkan ada lampu LED dengan cahaya yang terpencar dan terkumpul. Ada yang berwarna putih sampai dengan merah. Warna putih adalah yang paling umum dan populer karena tidak menghasilkan refleksi dan silau. Sedangkan dari bentuk lampunya ada yang bulat, nyala lilin, tabung, cahaya acak, dan lain-lain.

Sebelum membeli lihat kecerahan dari lampu yang dihasilkan. Berbeda tipe biasanya berbeda dalam efesiensi daya listriknya. LED 9 watt biasanya setara dengan 45 watt lampu biasa. LED ada yang hemat hingga 80-90% daya listrik ada pula yang kurang dari itu. Selain itu ada jenis cahaya LED yang dingin dan hangat. Pemilihan merk juga sangat menentukan kualitas dari lampu LED.

Referensi: eartheasy
2 October 2014
Bunga Rafflesia arnoldi Sumatera "Pesona Padma Raksasa dari Lampung"

Bunga Rafflesia arnoldi Sumatera "Pesona Padma Raksasa dari Lampung"


Bunga Rafflesia arnoldi  Sumatera


Salah satu flora mempesona di Indonesia dan dunia adalah Padma Raksasa atau dalam bahasa ilmiah ia disebut dengan "Rafflesia arnoldi". Meskipun tumbuhan ini memiliki nama lokal si Padma Raksasa, namun nama ilmiahnya Rafflesia arnoldi ternyata jauh lebih familiar ditelinga masyarakat.

Secara umum masyarakat bahkan menyebutknya dengan "bunga bangai." Meskipun bunga bangkai sebenarnya adalah akronim dari nama tumbuhan Suweg atau Amorphopallus. Banyak orang beranggapan bahwa antara Rafflesia dengan Suweg adalah bekerabat. Namun ternyata keduanya sangatlah jauh berbeda. Untuk menjelaskan perbedaan keduanya, Gomumu membahas bunga bangkai (Amorphopallus) dan padma raksasa (Rafflesia arnoldi) pada tulisan lainnya, Bunga Bangkai Sumatera (Pesona Amophopallus dari Lampung). Silahkan membacanya untuk memahami perbedaan dan penggunaan istilah bunga bangkai tersebut.

Rafflesia arnoldi dikenal sebagai salah satu jenis tumbuhan yang menakjubkan. Bahkan nama Rafflesia arnoldi menjadi salah satu obyek penting didalam keanekaragaman flora dunia. Didalam ilmu pengetahuan, Rafflesia arnoldi menjadi bahan kajian dalam mempelajari tumbuh-tumbuhan pra-modern. Bahkan, masih adanya Rafflesia arnoldi di era milenium ini menjadi ispirasi dan gambaran tentang jenis-jenis tumbuhan purba yang mungkin sudah punah. Banyak film layar lebar berlatar zaman purbakala mengadaptasi Rafflesia arnoldi sebagai floranya? 

Rafflesia arnoldi adalah tumbuhan asli dari tanah Sumatera. Ia menghuni hutan-hutan sumatera yang tertutup dan sangat lebat. Tersembunyi dibalik lebatnya kanopi pohon dan liana. Pada saat penemuannya di tahun 1818, dunia ilmu pengetahuan pun dibuat tersentak. Mungkin ini adalah salah satu temuan fosil hidup peninggalan masa purba. Nama Rafflesia arnoldi didasarkan dari gabungan nama penemunya, yakni Dr. Joseph Arnold dan pemimpin ekspedisi Thomas Stamford Raffles. Kekayaan hutan Sumatera memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Sumatera telah menjadi rumah dari banyak flora dan satwa langka.

Apakah Pembaca tahu, sebenarnya apa tumbuhan Rafflesia arnoldi itu?
Jenis Tumbuhan apakah yang berberabat dekat dengannya? Ada yang bisa menebaknya?


Rafflesia arnoldi sebenarnya adalah tumbuhan endoparasit yang tidak akan hidup tanpa keberadaan inang. Endoparasit adalah parasit yang keberadaanya didalam tubuh si inang. Lantas apa inang dari si Rafflesia arnoldi ini? Inang dari Rafflesia arnoldi adalah tumbuhan liana atau tumbuhan merambat tetrastigma. Tetrastigma adalah salah satu tumbuhan dari famili Vitaceae. Ternyata inang dari Rafflesia arnoldi ini masih berkerabat dengan tumbuhan anggur.

Usut punya usut Rafflesia arnoldi ternyata tidak memiliki batang, daun, dan akar. Lantas bagaimana ia bisa hidup? 
Rafflesia arnoldi memiliki haustorium, sejenis akar yang masuk kedalam tubuh si inang., sehingga kita tidak akan melihatnya kecuali saat ia berbunga.

Untuk kerabat dari Rafflesia arnoldi ini ternyata cukup banyak. Rafflesia memiliki 27 an spesies lain yang tersebar di hutan tropis Asia Tenggara.
Ada Rafflesia keithi, Rafflesia cantleyi, Rafflesia gadutensis, Rafflesia hasseltii dan lain-lain. Sedangkan kerabat lain dari Rafflesia adalah Sapria dan Rhyzanthes. Semuanya adalah tumbuhan parasit obligat berbunga dari famili Rafflesiaceae. Uniknya Rafflesiaceae ternyata belum dimasukkan kedalam bangsa manapun. 

Rafflesia arnoldi floranya Bengkulu
Rafflesia arnoldi dikenal sebagai tumbuhan endemik Pulau Sumatera. Secara umum Rafflesia arnoldi ternyata lebih banyak ditemukan di Provinsi Bengkulu. Oleh sebab itulah Bengkulu dikenal secara luas sebagai buminya Rafflesia arnoldi. Konservasi Rafflesia arnoldi juga dilakukan di provinsi ini. Selain itu, Rafflesia arnoldi secara khusus menjadi floranya masyarakat Bengkulu yang selalu dibanggakan.

Selain di Bengkulu ternyata pernah ada laporan mengenai temuan Rafflesia arnoldi yakni di Aceh dan Semenanjung Malaysia. Namun beberapa laporan tersebut masih diragukan karena mungkin dari spesies Rafflesia lainnya.

Sang Padma Raksasa dari Lampung 
Bagaimana dengan Lampung?
Wahh, selain di Bengkulu ternyata Rafflesia arnoldi ada di Bumi Ruwai Jurai. Bahkan Gomumu termasuk yang beruntung  bisa berjumpa secara langsung dengan Rafflesia arnoldi ini. Apalagi waktu Si Rafflesia sedang mekar-mekarnya. Sughoiii... ## :$

Rafflesia arnoldi yang Gomumu lihat ini berada di areal perbukitan Kabupaten Lampung Barat. Lebih tepatnya berada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Provinsi Lampung. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan memang terletak di 2 Provinsi sekaligus, yakni di Provinsi Lampung dengan luas + 290 ribu hektar dan di Provinsi Bengkulu dengan luas + 66 ribu hektar. Ya, dengan kondisi topografi dan iklim yang sama, baik di Provinsi Lampung mapun di Provinsi Bengkulu membuat kemungkinan yang sama pula Si Rafflesia arnoldi tumbuh disini.

Pada akhir tahun 2012 Gomumu yang sedang melakukan ekspedisi herpetologi di TNBBS. Mendengar kabar angin bahwa beberapa Rafflesia arnoldidi disekitar areal camp Rhino Protection Unit (RPU) sedang mekar, kesempatan ini tidak akan Gomumu lewatkan. 

Singkat punya cerita....
Tepat disana berjajar 7 Rafflesia arnoldi yang sedang mekar, telah mekar, dan yang akan mekar, sebuah pemandangan yang menakjubkan. Ada 3 bunga yang telah mekar, namun 2 bunga diantaranya sudah mulai layu.  Mungkin sudah hampir 7 harian mereka mekar. Oh ya, perlu sobat ketahui bahwa sejak kuncup, mekar ,hingga meraka layu tidaklah lebih dari 1 minggu.
Arsip Gomumu Bersama dengan Rafflesia arnoldi di TNBBS 
Foto: Feni / 2012


Sang padma raksasa menunjukkan pesonanya. Siapa yang tidak terpesona saat melihat bunga langka nan menakjubkan ini?
Rasa puas yang sangat dalam seraya memaknai kekayaan bumi pertiwi pasti akan dilakukan oleh siapapun yang melihat padma raksasa. Momen dimana saat sang Padma Raksasa mekar dan menunjukkan pesonanya. Salam Hijau @ Gomumu.

Bahan Saduran: Wikipedia dan IUCN

LInk: Jendelamu
1 October 2014
Bunga Bangkai Sumatera "Pesona Amorphopllus dari Lampung"

Bunga Bangkai Sumatera "Pesona Amorphopllus dari Lampung"

Bunga Bangkai Sumatera?
Apa yang ada dibenak pembaca jika mendengar nama "Bunga Bangkai"?
Pernahkan pembaca gomumu melihat secara langsung Bunga Bangkai? 

Dalam bahasan ini Gomumu akan sedikit berbagi cerita mengenai Bunga Bangkai yang ada di Sumatera. Tentu saja sesuai dengan pengalaman Gomumu sendiri saat berjumpa dengan bunga bangkai tersebut.

Istilah "Bunga Bangkai" sebenarnya digunakan untuk menyebut tumbuhan dari salah satu marga talas-talasan, yaitu Amorphophallus. Tumbuhan ini lumrah sekali disebut dengan "Suweg". Nah, ternyata si Suweg ini memiliki sepupu yang jumlahnya sangat banyak sekali sekitar 200 an jenis. Tersebar diseluruh Dunia mulai dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Laos, Nepal hingga Benua Afrika. Di Indonesia kita memiliki primadonanya Bunga Bangkai, yaitu jenis "bunga bangkai raksasa" Amorphophallus titanum. Bunga Bangkai ini juga dinobatkan menjadi bunga tertinggi didunia. Di Kebun Raya Cibodas, bunga bangkai raksasa pernah tumbuh lebih dari 3 meter. Wow...


Bunga Bangkai (Amorphophallus) dari Berbagai Negara Didunia

Bangaimana dengan Rafflesia arnoldi?
Apakah juga disebut dengan bunga bangkai?


Banyak orang menyebut raflfesia atau padma raksasa dengan istilah "bunga bangkai". Istilah yang sama untuk menyebut Amorphophallus. Namun disini gomumu mencoba untuk menjelaskan bahwa istilah bunga bangkai hanya dipakai untuk menyebut si Amorphophallus, bukan raflfesia. Pemakaian istilah yang kurang tepat ini dikarenakan pemahaman yang kurang mengenai kedua bunga diatas.

Apakah Amorphophallus dan raflfesia serupa?
Banyak dari masyarakat kita mengira bahwa kedua jenis bunga tersebut serupa atau sejenis. Pemahaman inilah yang menyebabkan kedua bunga diatas sama-sama disebut dengan bunga bangkai. Sebenarnya antara
bunga bangkai (Amorphophallus) dan padma raksasa (raflfesia) sangatlah berbeda. Meski sama-sama mengeluarkan aroma khas bau busuk ternyata mereka tidaklah dalam satu keluarga. 


Amorphophallus berkerabat dekat dengan tumbuhan talas-talasan. akar, batang, dan daun Amorphophallus sangat jelas terlihat. Sedangkan raflfesia adalah tumbuhan parasit (endoparasit) yang melekat atau menumpang pada akar tumbuhan merambat (liana). Raflfesia tidaklah memiliki akar, daun, dan batang. Ia hanya memiliki haustorium, sejenis akar untuk melekat dan meyerap nutrisi tumbuhan inangnya.

Amorphopllus dan Raflfesia oleh: Gomumu
Dari kedua jenis bunga diatas, Gomumu pernah melihat keduanya secara langsung, namun dalam periode dan tempat yang berbeda. Perjumpaan dengan bunga Raflfesia hanya sekali, sedangkan untuk Amorphophallus mungkin lebih dari 5X. Ya meskipun bukan Amorphophallus titanum.


Pada awal tahun 2012 gomumu tergabung dalam ekspedisi herpetofauna di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Nah mungkin pada akhir bulan april tersebut adalah hari keberuntungan bagi gomumu karena bertepatan dengan mekarnya salah satu Raflfesia arnoldi di Rhino Protection Unit, markas tim pemantau badak sumatera di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Baca: Bunga Rafflesia arnoldi Sumatera "Pesona Padma Raksasa dari Lampung"

Amorphopllus dari Lampung
Pastilah dari pembaca gomumu sudah ada yang pernah melihat si bunga bangkai, Amorphopllus secara langsung. Bunga bangkai ada yang sangat umum dijumpai diareal pemukiman atau kebun penduduk. Pada daerah tinggi yang memiliki suhu dingin dan tekstur tanah merah, biasanya banyak terdapat tumbuhan bunga bangkai ini. Tumbuhan bunga bangkai biasanya ditemukan banyak sekali pada suatu areal. Meskipun demikian ,periode berbunganya ternyata cukup lama. Oleh karena itu kita sangat jarang menjumpainya saat berbunga.

Menurut pengalaman gomumu, di Lampung sendiri banyak sekali tempat atau habitat dari Amorphopllus. Hampir pada suatu tempat yang tinggi dan memiliki tekstur tanah merah atau gembur terdapat bunga bangkai, mulai dari Kabupaten Lampung Timur, Pesawaran, Tanggamus, Bahkan di Kota Bandar Lampung pun Gomumu pernah menjumpainya saat berbunga. Meskipun bunganya tidak sebesar Amorphopllus titanum, namun jika dibandingkan dengan bunga-bunga tumbuhan lain secara umum tentu sangtlah besar sekali. 

Bunga bangkai dibawah ini adalah Amorphopllus paeoniifolius yang gomumu temukan bersama kawan-kawan gomumu saat mendaki Gunung Betung Lampung. Terlihat bunga bangkai ini begitu indah dan masih setengah mekar.
Bunga Bangkai/ Suweg (Amorphophallus paeoniifolius
Foto: Mariadi/ 2014
Pada saat itu kami mendaki Gunung Betung pada sore hari hingga malam hari. Tepat disalah satu puncaknya kami menemukan 2 suweg dalam proses mekar. Bahkan salah satu diantaranya masih menguncup sempurna. Suweg tersebut tumbuh pada daerah terbuka yang berada dekat dengan pohon kemiri. Biasanya udara pada daerah ini terbilang sejuk. Namun pada saat itu adalah musim penghujan. Oleh karena itulah udara menjadi cukup dingin dan memungkinkan si suweg untuk tumbuh dan mekar. 

Beberapa orang yang sudah terbiasa melihat bunga bangkai ini mungkin akan biasa saja melihatnya. Namun untuk beberapa orang yang tinggal di daerah pantai dataran rendah mungkin akan takjub dan terpesona. Hal ini dikarenakan bunga bangkai tidak dijumpai pada daerah beriklim panas seperti daerah pantai.  

Lampung adalah daerah yang kaya akan sumber daya hayati. Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Badak Sumatera, Mentok Rimba, dan Anggrek Tebu merupakan spesies langka yang ada di pintu gerbang pulau Sumatera ini. Bahkan sang padma raksasa pun ada di provinsi Lampung. Banyaknya flora dan fauna, termasuk bunga bangkai adalah kekayaan tak terhingga yang dititipkan tuhan ditanah lampung untuk dijaga dan diambil manfaatnya. Salam Hijau @Gomumu.

Link: Jendelmu 

25 September 2014
Pengobatan Kuno dengan Bunga Saffron (Crocus sativus)

Pengobatan Kuno dengan Bunga Saffron (Crocus sativus)

Pengobatan Kuno
Pada zaman dahulu orang-orang memanfaatkan berbagai macam tumbuhan dan binatang untuk dijadikan sebagai obat. Para penyembuh pada zaman kuno melakukan berbagai penelitian sederhana untuk mengetahui khasiat dari berbagai macam bahan obat. Tidak lain dimanapun tempat didunia, pada zaman kuno obat dari tumbuh-tumbuhan menjadi unsur penting dalam pengobatan. Meskipun jenis pengobatan mistik masih menjadi hal utama yang dipercaya oleh masyarakat kuno. Salah satu bahan obat yang sangat langka di zaman kuno adalah bunga saffron. Jenis bunga yang banyak diburu oleh tabib dan penyembuh penyakit.
 
Bunga Safron  

Bunga saffron adalah salah satu rempah-rempah paling berharga di dunia. Saffron adalah nama rempah-rempah dari bunga kuma-kuma (Crocus sativus). Bagian tangkai putik yang menghubungkan kepala putik dengan bagian bungan paling adalah bagian yang dikeringkan dan disebut sebagain “Saffron”. 

Bunga Safron (Crocus sativus)
Saffron pertama kali dicatat dalam naskah botani asal abad-7 SM. Sejak saat itu selama 4000 tahun orang mengenal saffron sebagai bahan yang sangat berharga yang dapat menyembuhkan lebih dari 90 penyakit. Saffron hampir tercatat di seluruh kebudayaan besar di dunia, mulai dari legenda pelayaran Kalikia Yunani, Kebudayaan Minoa (1600 SM), Santorini, zaman setelah Sidharta Gautama, Alexander Agung, Nuremberg dan kebudayaan besar lainnya di seluruh dunia. 

Pemanenan Bunga saffron. Sumber: National Geographic
Orang-orang zaman dahulu melakukan pelayaran dan peperangan untuk memperebutkan saffron. Saffron memiliki aroma seperti madu dengan sedikit nuansa harum jerami. Saffron selain digunakan sebagai obat juga digunakan dalam masakan Eropa, Maroko, India, Iran, Asia Tengah dan orang Cornish. Saffron juga digunakan  pada kue, permen, dan minuman keras.

Saat ini Ilmu kedokteran modern telah banyak melakukan penelitian mengenai manfaat kandungan dari Saffron. Hasilnya, banyak sekali zat yang bersifat Antikarsinogebik (Pencegah Kanker), Antimutagenik (Pencegah mutasi) dan antioksidan yang di kandung saffron.

Saffron ditanam dikawasan Mediterania sampai ke Timur Kashmir, dengan tingkat produksi 300 ton safron diseluruh dunia.  Harga saffron ditingkat pedagang grosir dan eceran berkisar antara Rp 11.000.000 – Rp 110.000.000 per kilogram. Harga yang fantastis...

Sumber: Pipit, P dan R, Diah. 2007. Teknologi dan Kesehatan Tubuh. Ganeca Exact. Jakarta

17 August 2014
Konsep Rumah Sehat dan Rumah Ramah Lingkungan

Konsep Rumah Sehat dan Rumah Ramah Lingkungan

Rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia. Rumah menjadi tempat terpenting didalam menjalani sebuah kehidupan. Bukan hanya sebagai tempat bernaung, rumah menjadi hal yang tidak terpisahkan dan berpengaruh pada kehidupan manusia.

Seiring berjalannya waktu, konsep arsitektur rumah terus berkembang memenuhi keinginan manusia. Konsep rumah zaman dahulu yang selalu identik dengan unsur mistik dan budaya banyak digantikan dengan rumah modern yang mengedepankan kebutuhan pada saat ini. Kita bandingkan saja konsep rumah adat, era 1900 an, tahun 60'  an, dan rumah-rumah pada saat ini. Maka akan terlihat konsep yang sangat kontras dari segi kebutuhan dan pemaknaan nilai sebuah bangunan rumah.

Pada saat ini banyak bangunan rumah yang mengedepankan konsep modernitas, namun mengurangi nilai penting sebuah rumah. Sebuah rumah haruslah menjadi tempat yang sehat untuk membesarkan anak-anak dan sesuai dengan kebutuhan kita. Selain itu rumah sebaiknya memenuhi kriteria ramah terhadap lingkungan. Konsep pembangunan rumah  ramah lingkungan akan menghasilkan rumah yang sehat.

Konsep Rumah Sehat
Rumah yang baik dibuat dengan memperhatikan berbagai komponen penting yang mempengaruhi sebuah rumah. Beberapa unsur penting seperti pencahayaan, tata ruang, konsep pintu, jendela, dan ventilasi, sumber air, konsep sanitasi (sampah, limbah rumah tangga, kamar mandi, WC) dll. harus diperhatikan untuk menciptakan rumah dengan kriteria sehat.

Jendela dan ventilasi adalah bagian yang sangat penting untuk menciptakan rumah yang sehat. Jendela dan ventilasi mengatur tata pencahayaan dan mengatur keluar masuknya udara. Arah datangnya cahaya matahari harus diperhatikan untuk mengatur panas dan cahaya yang masuk kedalam rumah. Ventilasi disesuaikan dengan ukuran ruangan yang ada. Semakin besar ukuran jendela dan ventilasi akan memperbesar penghilangan panas dan masuknya udara.


Pengaturan ruang juga menjadi hal pokok dalam pembuatan rumah sehat. Letak ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi harus diperhatikan. Peletakan kamar mandi yang berdekatan dengan ruang makan harus dihindari. Jika tidak memungkinkan untuk meletakkan kamar mandi bersebrangan dengan ruang makan (karena areal lahan pembuatan rumah yang minim), maka pengaturan ventilasi kamar mandi harus dibuat sebaik mungkin. Sirkulasi udara harus langsung dari luar rumah artinya, ventilasi berbatasan dengan lingkungan luar rumah.

Pembuatan rumah yang sehat harus memperhatikan kondisi geografis areal yang akan dibuat rumah. ketersediaan air bersih harus diperhatikan. Selain itu rumah sehat juga harus memperhatikan sanitasi. Letak pembuangan sampah harus diperhatikan, sebaiknya sejauh mungkin dari rumah dan tidak mengganggu kenyamanan kita. WC dan pembuangan limbah rumah tangga harus dibuat dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. Selain itu hal penting yang perlu diingat adalah jarak dengan sumur atau sumber air minimal 10 m. mengapa demikian? hal ini dikarenakan zat-zat kimia dan organisme mikroskopik biasanya masih banyak terdapat disekitar penampungan WC dan pembuangan limbah rumah tangga.

Rumah sehat juga harus memperhatikan faktor biologi lingkungan sekitar rumah. Sebaiknya tanam beberapa pohon yang perakarannya tidak merusak bangunan sebagai penyedia kebutuhan oksigen dirumah kita. Selain itu dengan menanam pohon lingkungan rumah juga menjadi asri, teduh.

Rumah Ramah Lingkungan
Rumah ramah lingkungan yang dimaksud disini adalah dari proses pembangunan rumah hingga bangunan berdiri dan kita huni sekecil mungkin berdampak negatif terhadap lingkungan. Dengan menerapkan konsep rumah ramah lingkungan banyak hal positif yang akan kita dapatkan. Beberapa hal yang yang perlu diperhatikan untuk menerapkan konsep rumah ramah lingkungan, yaitu:

  1. Memilih bahan ramah lingkungan: Kita haruslah cerdas dalam memilih bahan bangunan yang kita gunakan dalam membangun rumah dan interior. Semakin sedikit kita menggunakan kayu sebagai bahan bangunan, semakin baik. Artinya kita mendukung pengurangan penebangan kayu. Berapa ribu hektar hutan yang rusak untuk ditebang kayunya? pada saat ini kayu dapat diganti dengan bahan lain seperti baja.
  2. Mengurangi penggunaan energi listrik dan Air: Konsep rumah hemat energi merupakan konsep penting dalam mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil. Di Indonesia sebagian besar pembangkit energi listrik masih menggunakan bahan bakar batubara. Dengan mengurangi penggunaan cahaya lampu dan alat-alat elektronik akan memperkecil penggunaan energi listrik. Dengan memaksimalkan jendela dan ventilasi pencahayaan akan lebih maksimal. Selain itu ventilasi membuat sirkulasi udara menjadi baik dan menghindari penggunaan AC. Apakah kita tahu bahwa emisi dari AC akan merusak lapisan ozon dan menigkatkan global warming?
    Selain energi listrik penghematan air juga dapat dilakukan dengan cara-cara yang efesiesn.
    Penggunaan aerator mampu membatasi aliran air dari keran, bahkan mampu menghemat penggunaan air hingga 30 persen. Penggunaan shower dapat menghemat air lebih dari 60%. Penggunaan gayung mandi dapat menghabiskan 15 liter air, sementara dengan bak mandi (bathtub), dapat menghabiskan sedikitnya 100-300 liter.
  3. Memaksimalkan teknologi dan energi: Penggunaan solar cell  dapat memenuhi kebutuhan listrik rumah kita. Banyak sekali konsep rumah modern di eropa dan amerika yang menggunakan solar cell untuk memenuhi energi listriknya. Selain itu solar cell pada saat ini masih menjadi energi yang paling ramah lingkungan. Namun sayangnya di Indonesia solar cell  belum terlalu berkembang. Energi lainnya yang dapat dihasilkan setingkat rumah adalah penggunaan energi biogas. Konsep ini memang membutuhkan perencanaan yang matang. Di Cina ribuan rumah tangga menggunakan energi biogas dari limbah rumah tangga yang menggantikan gas LPG sepenuhnya.
  4. Konsep rumah sehat dan rumah hijau: Seperti dijelaskan dalam bahasan "Rumah Sehat" diatas, pembuatan rumah sehat yang memperhatikan sanitasi akan memperkecil dampak negatif dari limbah rumah tangga dan sampah yang dihasilkan. Pembuangan sampah harus benar-benar diperhatikan. Selain itu dengan menerapkan konsep rumah hijau dengan menanam berbagai tanaman dan pohon akan merawat lingkungan sekitar rumah. Siklus hidrologi (air tanah) menjadi lebih baik karena sistem perakaran pohon. Udara juga menjadi lebih bersih karena adanya pohon. Tanaman hias seperti lidah mertua (Senseveria sp.) yang ditempatkan di ruangan mampu menyerap polusi yang dihasilkan dari berbagai sumber polusi seperti asap rokok.
Demikian bahasan mengenai konsep rumah sehat dan rumah ramah lingkungan. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi pembaca untuk menciptakan naungan yang sehat, asri, dan ramah lingkungan bagi keluarga tercinta. @Gomumu Salam Lestari .



Link: Jendelmu

22 July 2014
Pengaruh Populasi Manusia dan Perkembangan Teknologi Terhadap Lingkungan

Pengaruh Populasi Manusia dan Perkembangan Teknologi Terhadap Lingkungan

Hubungan Peningkatan Populasi Manusia, Perkembangan Teknologi dan Pengaruh Lingkungan
Meledaknya populasi manusia dan perkembangan teknologi didunia membuat tekanan terhadap lingkungan semakin besar. Setelah revolusi industri di inggris pada pertengahan abad 17, teknologi manusia banyak digantikan oleh tenaga mesin. Segala bentuk pekerjaan manusia kini dipermudah dengan adanya bantuan tenaga mesin. Ribuan pabrik dibangun untuk membuat berbagai macam produk demi memenuhi kebutuhan umat manusia.

Sejalan dengan itu, populasi manusia juga melonjak dengan sangat tajam. Pada saat ini saja ada sekitar 7 milyar manusia yang menghuni planet bumi. Menurut perhitungan statistik PBB, diperkirakan akan terjadi peningkatan populasi manusia menjadi 9,6 milyar pada tahun 2050 dan menjadi 11 miliar pada tahun 2100. 


Deforestasi Hutan
Meningkatnya populasi manusia ini dikarenakan angka kelulushidupan manusia modern (pada saat ini) jauh lebih baik dibandingkan pada abad-abad sebelumnya. Berkembangnya pola pikir manusia yang mengeksplorasi keilmuan secara ilmiah membuat manusia modern dapat mengatasi berbagai macam persoalan seperti pangan, penyakit, bencana alam, dan berbagai macam persoalan  sosial. 

Pada zaman dahulu jutaan manusia meninggal dalam waktu singkat karena serangan wabah penyakit seperti Ebola, Malaria, Tipus, bahkan penyakit mematikan "black death" yang telah menelan lebih dari 75 juta nyawa manusia. Kini kita tahu bahwa black death disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Bayangkan saja, seandainya dunia modern ini belum diketahui cara mengatasi penyakit-penyakit seperti black death.

Selain masalah wabah penyakit, permasalah lainnya seperti kelaparan juga menurun dengan drastis karena karena perkembangan keilmuaun pertanian melalui Revolusi Hijau. Selain itu bencana alam yang menjadi ancaman terhadap kehidupan manusia saat ini dapat ditangani dengan lebih baik. Berkat perkembangan kedokteran modern banyak nyawa manusia terselamatkan. Nilai-nilai sosial juga jauh lebih berkembang, penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi hal yang sangat penting.

Peningkatan populasi manusia yang melonjak dengan sangat tajam dan perkembangan teknologi berpengaruh langsung terhadap lingkungan. Peningkatan populasi manusia membuat hutan-hutan ditebang diperuntukkan untuk pemukiman dan lahan pertanian. Kualitas lingkungan juga diperburuk dengan penggunaan bahan-bahan sintetik dan kimia yang sangat merusak lingkungan. Kita manusia modern dicerdaskan dengan iklan-iklan yang menyerukan tentang lingkungan. Dari anak-anak hingga orang tua tentu tahu bahwa tindakan kecil seperti membuang sampah dapat merusak kualitas lingkungan. Namun sekedar tahu ternyata tidak berpengaruh terhadap tindakan konkret kepada lingkungan.

Menurut The UN Food & Agriculture Organization (FAO), kerusakan hutan di Indonesia pada tahun 2000 hingga tahun 2005 sekitar 1,8 juta hektar pertahun. Menurut penelitian Matt Hansen dari University of Maryland, Indonesia kehilangan 15,8 juta hektar hutan antara tahun 2000 dan 2012. Selain Indoensia hal serupa juga terjadi di Negara-Negara didunia yang memiliki hutan yang luas, seperti Rusia, Brasil, Amerika Serikat, dan Kanada. Deforestasi hutan merupakan sebuah kehancuran lingkungan yang dampaknya sangat besar sekali. Hutan merupakan sebuah tempat yang mendukung kualitas lingkungan disekitarnya. Hutan menyediakan air bersih, kualitas udara bersih, dan menjadi tempat bernaungnya flora dan fauna yang kita banggakan.

Dampak besar dari Perkembangan Populasi Manusia dan Perkembangan Teknologi adalah "Global Warming". Setelah revolusi industri hingga saat ini, bahan bakar fosil (BBM, batubara dan Gas) menjadi konsumsi utama penduduk dunia. Efek dari pembakaran bahan bakar fosil adalah polusi udara. Selain itu Gas CO2 yang meningkat menimbulkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca ini sangat kita rasakan, dimana musim berubah dan tak menentu sehingga menyengsarakan para petani diseluruh dunia. Berbagai ancaman serius seperti mencairnya kutub utara sehingga berpotensi menenggelamkan ribuan pulau di dunia harus menjadi perhatian semua penduduk dunia.


4 June 2014
Fakta Menarik Tentang Tumbuhan

Fakta Menarik Tentang Tumbuhan


Fakta Menarik Tentang Tumbuhan


Dunia dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan yang beragam jenis dan tersebar diseluruh penjuru tempat. Hal yang sangat menarik adalah menjelajahi dunia tumbuhan dengan segala hal menakjubkannya. Banyak sekali fakta menarik tentang tumbuhan dan dapat menjadi informasi yang sangat bermanfaat terutama bagi anak-anak.  

Kita dapat mempelajari fakta menarik tentang pohon, bunga, proses fotosintesis daun, proses akar menjari air, serta fakta menarik lainnya yang tidak pernah kita sadari. Kita dapat belajar bagaimana dunia tumbuhan berperan sangat vital bagi kehidupan kita. Dunia tumbuhan menyajikan banyak sekali fakta menarik sehingga menjadi informasi yang edukatif bagi kita. Berikut Gomumu sajikan beberapa "fakta menarik tentang tumbuhan": 


  • Resin pohon yang telah membatu dikenal sebagai Amber, kadang-kadang amber ini mengandung bahan tanaman atau hewan kecil yang terjebak didalamnya. Bahkan bebarapa fosil seragga purba sering ditemukan dalam batu amber ini.
  • Beberapa tumbuhan adalah karnivora atau pemakan daging. Tumbuhan ini mendapatkan nutrisi dengan memakan berbagai serangga kecil dan laba-laba. Contoh tanaman karnivora yang terkenal adalah Venus penangkap lalat.   

    Bambu bisa menjadi tanaman yang cepat tumbuh, beberapa jenis dapat tumbuh hampir satu meter (3,28 kaki) hanya dalam satu hari! Bambu raksasa Burma, itu bisa tumbuh 17 sentimeter dalam sehari  

    Bawang mungkin enak, tetapi memotong bawang bisa sangat menyakitkan mata. Suatu gas dilepaskan yaitu propanetiol S-oksida yang mudah menguap. Senyawa yang menguap ini kemudian berinteraksi dengan mata kita dan membentuk asam sulfur. Asam sulfur bersifat mengiritasi mata, sehingga mata kita akan terasa perih dan menjadi kemerahan.  

    Ada lebih dari 200.000 jenis tanaman telah diidentifikasi dan daftar ini berkembang sepanjang waktu dan ada sekitar 2000 jenis tumbuhan yang digunakan oleh manusia untuk membuat makanan.  

    Dendrochronology adalah ilmu menghitung usia pohon. Sebuah metode yang digunakan untuk mengetahui usia pohon adalah dengan menghitung cincin di batang pohon (lingkaran tahun). Cincin pohon tidak hanya memberitahu kita usia pohon tetapi mereka juga dapat memberitahu kita tentang peristiwa lingkungan, termasuk letusan gunung berapi.  

    Apakah Anda tahu bahwa strowberi rata-rata memiliki sekitar 200 biji dan Delima rata-rata memiliki lebih dari 1000 biji?

  • Kubis memiliki kandungan 91% air sedangkan Apple memiliki kandungan 25% udara, itu sebabnya apel mengapung di atas air. 
  • Apple, Bawang & Kentang memiliki rasa yang sama, tidak percaya? Anda dapat mengujinya: Jepit hidung & cicipi ketiganya, anda dapat menemukan perbedaan?
  • Pohon-pohon tertua di dunia: California Bristlecone pinus dan Giant Sequoias dianggap sebagai pohon tertua dan memiliki umur antara 4000-5000 tahun. Namun pohon hidup tertua di dunia yang pernah ada diperkirakan berada di Swedia. Sistem akarnya telah berkembang selama 9.550 tahun.
  • Pohon mendapatkan sekitar 90% dari nutrisi mereka dari atmosfer (karbon dioksida, dll), dan hanya sekitar 10% dari tanah. Pohon menurunkan suhu udara dengan cara menguapkan air dalam daun mereka. Sebuah pohon ukuran rata-rata dapat menghasilkan oksigen yang cukup dalam satu tahun untuk memnuhi paru-paru 4 orang.
  • Pohon ukuran rata-rata dapat digunakan membuat 170.000 pensil.
  • Kertas nasi dibuat dari pohon kecil yang tumbuh di Taiwan.  
  • Mentimun disebut sebagai buah, bukan sayuran.... Mengapa? Karena memiliki benih di tengah.
  • Pohon terkecil di dunia adalah Willow Dwarf, ukurannya sekitar dua inches. Tanaman ini ditemukan di Greenland.
  • Pohon tertinggi di dunia adalah Sequoia (California Redwood) di California memiliki tinggi 360 meter. 
  • Bunga terbesar adalah Rafflesia atau "bunga bangkai". Mereka umumnya memiliki tinggi 3 meter dengan diameter dengan catatan menjadi 42 inci.
  • Tanaman air terbesar dunia adalah Amazon lily, daunnya yang mengambang tumbuh hingga 6 meter.
  • Eceng gondok adalah tanaman air yang paling cepat berkembang di dunia.
  • Rumput gajah di Afrika dinamai gajah karena disana rumput gajah dapat setinggi 4,5 meter dan bahkan gajah bisa bersembunyi di rumput ini.
  • Jenis yang pertama dari aspirin, atau pembunuh rasa sakit dan demam peredam berasal dari kulit pohon pohon willow.
  • Makan banyak bawang akan membuat Anda mengantuk, karena bertindak sebagai obat penenang.
  • Pernahkah Anda mendengar sebuah jamur yang disebut Death Cap? jamur berbahaya  & dapat membunuh manusia dalam 6 jam setelah memakannya.
  • Kebun raya bersertifikat pertama didirikan oleh Paus Nicholas III di Vatikan pada tahun 1278 M.
    Sumber: makemegenius.com,  Jendelmu and sciencekids.co.nz

16 April 2014
Lagu Lingkungan "Busur Hujan"

Lagu Lingkungan "Busur Hujan"

Lagu Lingkungan berjudul "Busur Hujan" adalah salah satu lagu lingkungan yang cukup baik dengan lirik yang dalam. Melodi slow rock yang ringan namun sangat khas disertai klip video aksi-aksi greenpeace yang membakar menyuguhkan sebuah karya dengan citra tersendiri.

Busur Hujan mengambil kisah perjuangan kapal legendaris Rainbow Warrior Greenpeace sebagai aksi menyelamatkan lingkungan diseluruh dunia. Sebagai satu-satunya band di Dunia yang membuat video klip diatas Kapal Rainbow Warrior III,  "Navicula" menyuguhkan karya yang sangat  epik untuk dinikmati. 

Teman-teman Gomumu ketika mendengar lagu ini juga banyak yang menilainya dengan Jempol. So buat pembaca Gomumu silahkan lihat, dengar, dan nilai sendiri :D


Berikut Video Klip Lagu Lingkungan  "Busur Hujan"




 “Busur Hujan”

Busur Hujan di cakrawala
Kau rayu hatiku menuju ke sana
Busur Hujan di cakrawala
maha karya jembatan ke gerbang surga

Ku kembangkan layarku
arungi samudera ibuku
kan kuhunjam sauhku
ke dalam rahimmu

Warna-warni kita menjadi satu (4x)
Di dalam rahimmu

Busur Hujan di cakrawala
Manusia titipkan mimpinya di sana
Busur Hujan di cakrawala
Ada harta di kakinya, menunggu di sana



Copyright © 2012 GOMUMU All Right Reserved